Cross-Written Community

Bloody Inspirational Community To Turn Your Life Upside Down
It is currently Wed Mar 10, 2010 4:49 am

All times are UTC + 7 hours


Forum rules


About Culture, Politics, Business, Education, and Science



Post new topic Reply to topic  [ 7 posts ] 
Author Message
 Post subject: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Mon May 05, 2008 12:08 am 
Offline
User avatar
 E-mail  WWW  Profile

Joined: Sun Jan 06, 2008 6:48 pm
Posts: 97
Berlebihan Keterlibatan Densus 88 di UN
Kompas Sabtu, 3 Mei 2008 | 10:59 WIB

JAKARTA, SABTU-Mantan Menteri Pendidikan Wardiman Djojonegoro menilai tidak wajar atas keterlibatan Detesemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri dalam pengawasan Ujian Nasional. Alasannya, guru sebagai pendidik bukanlah antek-antek teroris.

"Kalau tuduhan kecurangan itu diserahkan ke unit teroris, itu berarti guru adalah teroris. Jadi hendaklah persepsi ini diwajarkan. Jangan anti sedikit, terus ditangkap Densus 88," kata Wardiman saat berdiskusi dengan tajuk 'Polemik' di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (3/5).

Menurut Wardiman, semestinya keterlibatan Densus 88 ditiadakan dalam pengawasan UN. Kepolisian cukup menggunakan prosedur biasa. "Kita harus wajar-wajar saja," ujarnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Dikti Fasli Djalal merasa prihatin dan ikut berduka atas kejadian penangkapan Densus 88 terhadap guru-guru yang tertangkap tangan tengah melakukan kecurangan UN. "Kita prihatin dan ikut berduka atas kejadian itu. Sebagian guru yang akhirnya berurusan dengan hukum," tandasnya.

Dikti, kata Fasli Djalal, akan memberikan bantuan hukum kepada para guru yang kedapatan tengah melakukan kecurangan pada pelaksanaan UN. "Kita akan memberikan bantuan. Karena guru adalah pemangku pendidikan. Kita tidak akan membiarkan begitu saja," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Pendidikan, Lody F Paat menganggap, kecurangan guru yang berbuah penangkapan oleh Densus 88 sebagai akibat kesalahan sistem pendidikan yang diterapkan pemerintah Indonesia.

"Ini akibat model pendidikan yang digunakan di negara ini. Jadi guru dengan model ini adalah eksekutor, guru adalah operator. Dan guru adalah tukang. Lalu tiba-tiba kemudian kita menyalahkan mereka meski memang betul mereka melakukan kesalahan," tukasnya.

Lody menjelaskan, persolan bukan berada pada individu guru. Persoalan mendasar adalah model pendidikan saat ini telah mereduksi tugas guru sebagai evaluator belajar. Padahal murid adalah mahluk pembelajar. "Tahun depan, mungkin tidak hanya di Medan yang ditangkap. Mungkin di Makasar dan Menado juga ditangkap Densus 88 bila sistem pendidikan seperti ini," ungkapnya.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri kini mempunyai gawean baru. Selain menangkap hidup maupun mati pelaku teror atau yang biasa disapa teroris, Densus 88 diam-diam terlibat aktif dalam pengawasan pelaksanaan UAN di Tanah Air.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Sutanto yang ditemui usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Perdana Menteri Ramos Horta di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/4) lalu mempunyai alasan atas keterlibatan Densus 88 yang telah berhasil mencokok 16 guru dan seorang kepala Sekolah Menengah Atas Negeri Lubuk Pakam 2 sebagai tersangka pelaku kecurangan UAN. Mereka kedapatan membetulkan jawaban soal ujian siswa di sekolahnya. Penetapan sebagai tersangka itu dilakukan setelah Detasemen Khusus 88 Polda Sumut memergoki mereka membetulkan jawaban siswa.

"Ini kan anggota polri. Anggota polri bisa lakukan apa saja. Semua anggota polri tentu untuk mengamankan supaya kegiatan itu tidak terjadi pelanggaran hukum dalam pelaksanaannya, " kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto.

Tidak hanya itu, keterlibatan Densus 88 bukan berarti memposisikan guru, dan kepala sekolah yang tertangkap membocorkan atau melakukan kecurangan UAN sebagai pelaku teror. "Nah ini yang salah. Tolong jangan dipersepsikan seperti itu. Anggota polri kan bisa bertindak menangani hukum apa saja bukan soal teror atau nggak teror. Tindakan hukumnya adalah hukum yang dilakukan," paparnya.

Kapolri menjelaskan, keikutsertaan Densus 88 dalam pengawasan pelaksanaan UAN sudah berlangsung sejak lama. Hanya saja, masyarakat tidak mengetahui keterlibatan Densus 88 tersebut. "Ini juga dari dulu sudah dilakukan bukan sekarang saja," tandasnya.(Persda Network/Ade Mayasanto)


Image

_________________
By what you decide to do everyday, you will be a good man or not


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Mon May 05, 2008 10:43 am 
Offline
User avatar
 E-mail  WWW  YIM  Profile

Joined: Thu Jan 17, 2008 2:02 pm
Posts: 427
Location: Jakarta
ada2 aja.... ini emang udah republik dagelan
Lapindo belum beres, gimana tuh bosss.... siapa sih tuh yg bikin kebijakan2

_________________
F1do's Planet
www.f1do.tk
Image


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Mon May 05, 2008 11:28 am 
Offline
Forum Admin
User avatar
 E-mail  WWW  YIM  Profile

Joined: Sun Jan 06, 2008 2:42 am
Posts: 520
Location: Smurf Village
semua salahnya Jusuf Kalla..

gue pernah bahas di blog gue:

http://jed.revolutia.info/2008/04/pendi ... dikan.html

_________________
Image


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Tue May 06, 2008 2:52 pm 
Offline
User avatar
 E-mail  Profile

Joined: Sat Jan 26, 2008 4:31 pm
Posts: 101
sepertinya biasa saja,...
gua sih setuju apa kata Kapolri Sutanto,...
Densus 88 itu anggota polisi,..
mungkin ada hal khusus yang membuat Densus turun tangan,...
lagian,.. ini Medan, bung. ...
heuhehehe

_________________
Image
:::dwiAgus:::


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Fri May 09, 2008 4:24 am 
Offline
User avatar
 E-mail  WWW  Profile

Joined: Sun Jan 06, 2008 6:48 pm
Posts: 97
Kita semua tahu lah kalau kecurangan itu melanggar hukum.

Analogi paling tepat untuk Densus 88 ditugaskan di UN itu ibarat membasmi nyamuk memakai meriam.

Pemerintah harus ditobatkan untuk memberi penghargaan kepada guru. Gaji Guru kecil, resikonya besar, makan hatinya besar, para guru itu jadi guru juga panggilan hati...
Gaji guru berapa? rata2 sekitar 1,5 sampai 2,5 juta. (bisa dibilang sama ama gaji seorang supir pribadi, ato karyawan perusahaan level rendah)
Makan hati karena murid-murid, kerja lembur periksa tugas/ ulangan (tidak ada uang lembur). They are worth than 1.5 millions!

Mana ada guru, yang sepenuh hati jadi guru mau melihat anak didiknya (yang minimal 1 tahun, max 3 tahun) tidak lulus gara-gara ujian UN?

UN perlu dihapus karena fungsinya oleh penguasa negara ini hanya digunakan untuk menyatakan lulus/tidak lulus. Pendidikan anak-anak selama 3 tahun hanya ditentukan 3 hari. Makna dari Pendidikan bukan hanya lulus/tidak lulus, tetapi menyangkut muatan moral yang lebih dari sekedar angka-angka.

Penugasan Densus 88 di UN... adalah pelecehan terhadap guru
mereka Pahlawan National, bukan Terorist International!

_________________
By what you decide to do everyday, you will be a good man or not


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Mon May 12, 2008 4:10 pm 
Offline
User avatar
 E-mail  Profile

Joined: Sat Jan 26, 2008 4:31 pm
Posts: 101
Baca koran Kompas tidak beberapa hari lalu,..


bagaimana akutnya kecurangan
terjadi bertahun-tahun
setiap tahun mereka bergerilya,
ada strategi-strategi
mulai dari guru,pengawas, pegawai diknas,sampai beberapa murid,...

gua rasa yang diahadapi bukan "sekedar nyamuk"....

dan jangan main generalisasi,...
tentu saja target densus 88 bukan guru secara keseluruhan,...
dan kata ""Penugasan densus di UN" itu menyesatkan,....
densus hanya menangkap kriminal sebagai tugas kepolisian mereka,....
itupun hanya di medan,......

guru2 yang melakukan kecurangan lah yang melecehkan guru-guru lainnya yang berjuang keras mendidik anaknya lulus tanpa harus curang,..

_________________
Image
:::dwiAgus:::


Top
 
 Post subject: Re: ada Densus 88 di UN, ada-ada aja
PostPosted: Mon May 12, 2008 4:22 pm 
Offline
User avatar
 E-mail  Profile

Joined: Sat Jan 26, 2008 4:31 pm
Posts: 101
mestinya jangan mencampur adukkan issue,..

tentu saja masalahnya juga ada kesejahteraan guru, .. perlu ditingkatkan,...
tentu saja masalahnya ada di mekanisme UN itu sendiri, perlu dikaji kembali,...

tapi kok berlindung di balik argumen tersebut di atas, jadi menjustifikasi kecurangan?

ketika melihat anak didiknya tidak lulus,.. harusnya jadi alat introspeksi,.... jangan malah jadi kasihan, terus diupayakan diluluskan,....
kalau hasil introspeksi ternyata menemukan ternyata dalam proses belajarnya guru tidak maksimal mengajar karena gaji,alat bantu belajar,fasilitas sekolah,dll,.. yah itu yang disasar,...

tapi kecurangan harus diberantas dengan segala cara,.... densus 88 turun pun tidak masalah...
masalah kecurangan pendidikan ini baiknya dilihat bukan sekedar sebagai masalah "kelas nyamuk" .....
ini sudah organised crime,.....

empati harusnya lari ke Komunitas Air Mata Guru,.....yang mau menegakkan kejujuran, walaupun mereka disingkirkan oleh guru-guru lainnya yang karena kekhawatirannya lebih suka cari aman denganmain curang,...

jangan sekedar mempermisifkan kecurangan apalagi mengajarkan ketidakjujuran ke anak-anak,... menyedihkan itu namanya,...

_________________
Image
:::dwiAgus:::


Top
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 7 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group  
Design By Poker Bandits | Tweaked by Saxman